Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Mungkin sekarang aku beralih alamat pulang?

Tak ada yang perlu dijelaskan.... Judul sudah terlewat tedas...

Tiba - Tiba Takut

Aku Tambah Bingung Aku ini Enigma satu lagi Aku Takut tambah Takut Benar benar takut HEI! Jalan masih panjang bukan? Melupakan ini? Hah?! Kau gila! Aku memang gila. Cukup.

Tiba-Tiba Aku Peduli Mereka?

Kala ini, jam ini, detik ini, aku sangat sibuk oleh deadline yang di depan mata. Namun, ku sempatkan untuk menulis sebentar :D. Aku hanya ingin berbagi tentang rasa peduli yang tiba - tiba muncul. Entah kenapa aku terobsesi akan kelangsungan penerus bangsa ini. Aku peduli pada mereka. Bila kalian mengenal ku dari lama, maka kalian akan bertanya-tanya kenapa hal ini bisa terjadi. Seluruh ide ku tiba-tiba tumpah pada kelangsungan masa depan mereka. Seperti dapat ilham, menemukan topik skripsi yang cukup kompleks tentang mereka. Diantara kalian ada yang tahu kenapa? mungkin ada yang tahu :D

Malam Ini Aku Kan Pergi (bagian pertama)

Aku bimbang. Diantara jarum jam yang terus berputar. Aku bimbang. Diantara suara serangga yang terus berdecar. Tapi apa hendak dikata. Bohong itu menyangat angan. Lara akan datang. Ku harap dia segan. Maafkan aku kasih... Kita akan berjumpa lagi... Entah kapan...

Kenapa Hari Ini?

Kenapa hatiku berdegup kencang? Kenapa irisku mulai berkilauan? Kenapa ragaku lemah tak berdaya? Kenapa pikiranku tak gamblang? Kenapa? Apa yang terjadi? Kenapa aku bertanya demikian? Kenapa aku bertanya yang aku sendiri mengetahui kebenaran jawabannya? Ya aku sedih! Ya aku karut! Kata millenial, Ya! Aku galau! Tak dapat memandang sorot netranya yang tajam. Tak dapat merasakan hangat pikirannya yang tegas. Tak dapat merasakan aura batinnya yang mendamaikan. Tak peduli berpisah ratusan mil jauhnya. Tak peduli berpisah satu hasta. Sama-sama berpisah. Aku tahu, ini kan terjadi. Aku tahu, ini kan jadi misteri. Aku tahu, tahu apa? Aku tahu, tahu bahwa aku benar-benar sedih? Biar ini jadi awalan. Biar ini jadi jawaban. Biar ini jadi pembuktian. Biar ini jadi goresan. Biar membekas di batin. Aku tahu.... Sebentar, kenapa aku selalu mengulang perkataanku? Karena dia menyukainya. Ya aku tahu... Harusnya aku berjibaku. Harusnya aku berkorban lebih utuh. Harusnya hingga aku menangis tersed...

Aku mulai lelah dengan Cinta

Hari ini malam dingin, orang bilang akibat posisi bumi Aphelion, padahal bukan itu penyebabnya, mereka kadang mengada-ada. Dengan iringan musik instrument dari sang maestro "Yiruma" aku mulai menulis secarik post malam ini. Pernah tidak kalian merasa seperti ini, dimana terasa bosan dan letih dengan namanya hiruk pikuk percintaan remaja. Aku remaja, aku labil, aku mudah mencita, mudah membenci. Itulah kenapa aku takut tuk menyentuh api cinta, takut membuat lara di hati dia yang kucintai. Juga sebagai makhluk yang egois, batinku juga takut untuk tersayat oleh tajamnya rasa cemburu yang tak beralasan. Wow!! sungguh antik bin unik! sekarang ini aku tak tahu aku sedang menulis apa. Aku hanya menuruti larinya jari-jariku di atas papa keyboard laptop ku. Ingin menangis tapi apa yang ditangisi? apakah hanya karena aku larut dalam loncatan melodi dari musik ini? sungguh misterius. Saat ini aku mencintai seseorang? berani sekali aku mengatakan "CINTA" ?? ya karena aku re...

Siapa Aku?

Gambar
Bak kata pepatah, "Tak Kenal Maka Tak Sayang", pepatah yang cukup kuno dan sangat mengena. Lahir 24 juni 2000 di Lumajang, nama Achmad Zidan Akbar dilekatkan kepadaku oleh orang tua ku. Masih menjalani masa-masa paling mengasyikkan (saat post ini dibuat) masa remaja. Aku ingin menuangkan segenap perjalan di perantauan ini. Aku yakin hirup pikuk akan aku alami, sayang apabila itu hanya terkenang dalam benakku. Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau kerap disapa ITS, menjadi jalanku untuk menempuh pendidikan S1. Memilih prodi Informatika menjadi hal yang cukup menarik dalam perjalanan pendidikan. Memang terdengar cukup aneh, "programmer" yang curhatnya di blog seperti ini, tapi bukannya "programmer" juga manusia? #hehehehe. Mungkin aku "programmer" yang berbeda, karena masih senang dengan suatu bau sastra? Entahlah akupun tak tahu jawabannya. Aku tak pandai merangkai kata, apalagi berbicara soal EYD. Biarkan tiap kalimatku dipenuhi dengan ...