Kenapa Hari Ini?

Kenapa hatiku berdegup kencang? Kenapa irisku mulai berkilauan? Kenapa ragaku lemah tak berdaya? Kenapa pikiranku tak gamblang? Kenapa? Apa yang terjadi? Kenapa aku bertanya demikian? Kenapa aku bertanya yang aku sendiri mengetahui kebenaran jawabannya? Ya aku sedih! Ya aku karut! Kata millenial, Ya! Aku galau! Tak dapat memandang sorot netranya yang tajam. Tak dapat merasakan hangat pikirannya yang tegas. Tak dapat merasakan aura batinnya yang mendamaikan. Tak peduli berpisah ratusan mil jauhnya. Tak peduli berpisah satu hasta. Sama-sama berpisah. Aku tahu, ini kan terjadi. Aku tahu, ini kan jadi misteri. Aku tahu, tahu apa? Aku tahu, tahu bahwa aku benar-benar sedih? Biar ini jadi awalan. Biar ini jadi jawaban. Biar ini jadi pembuktian. Biar ini jadi goresan. Biar membekas di batin. Aku tahu.... Sebentar, kenapa aku selalu mengulang perkataanku? Karena dia menyukainya. Ya aku tahu... Harusnya aku berjibaku. Harusnya aku berkorban lebih utuh. Harusnya hingga aku menangis tersedu. Tapi? Apa yang ku tahu ini? Aku tahu, paham, mengerti. Tak ada yang harus disesali. Apa maksudku!? Tak ada yang disesali? Ada yang rasa membanjiri isi hati ini! Aku tambah ............ Memang... Iya, hendaknya aku percaya pada mentari pagi ini. Karena esok akan menanti. Kan ku ingat janji yang telah aku patri. Kan ku berjuang menggapai mimpi. Kan ku berlari, tak peduli kaki telah pergi. Kan ku terbang, tak peduli ku tak bersayap bagai bidadari. Karena aku sadar, engkau disana juga terus bertambah tinggi. Karena aku sadar, tak kan kubiarkan kau lepas dari sanubari. Karena aku sadar, pribadi yang terbaiklah yang pantas duduk bersanding dengan dikau. Perjalanan kita masih panjang? Perjalanan kita tinggal sejengkal? Perjalanan kita tidak ada yang tahu? Perjalanan yang sungguh menarik? Ya!! Setidaknya aku bisa menunaikan janjiku! Entah kapan. Aku terus merakit jalan ku. Siapa tahu esok lusa ku bertemu denganmu? Dengan bekal yang selalu ku kumpul. Dengan rahasia yang selalu ku simpul. Sampai pada akhirnya simpul tak mampu menahan kuatnya rahasia itu.




Ya kau tahu itu...
Tak perlu ku jelaskan...
Sudah terlewat tedas...


Komentar